Pengertian Media Pembelajaran

Posted by zaynun addin Thursday, January 24, 2013 3 comments
Pengertian Media Pembelajaran

Pengertian Media

Media berasal dari kata Medium yang berasal dari bahasa latin Medium dan bermakna “tengah” atau “sedang”. Media dalam pendefinisiannya nanti akan lebih terarah pada sesuatu yang menjadi penghantar guna meneruskan sebuah informasi dari sumber informasi pada penerima informasi atau sebuah pesan dari sumber pesan kepada penerima pesan.

Secara umum media merupakan segala bentuk dan saluran yang dapat digunakan dalam suatu proses penyajian informasi atau suatu wadah juga sarana dalam menyampaikan suatu informasi dari pengirim pesan kepada penerima pesan.

Sejatinya banyak sekali batasan-batasan untuk definisi media ini, sepertihalnya Association of Education and Communication Technology (AECT) membatasi definisi media sebagai saluran yang dipergunakan setiap seseorang didalam menyalurkan atau menyampaikan sebuah pesan atau informasi. Demikian juga National Education Association (NEA) mendefinisikan media sebagai bentuk komunikasi, baik berupa cetak, audi, visual, audio-visual, dalam artian dapat di lihat, didengar, dibaca, maupun dimanipulasi.

Berbagai batasan terkait definisi media tersebut tentunya masih banyak juga dari para ahli yang telah memberikan batasan mengenai pengertian atau definisi media, diantaranya adalah:
  • Lislie J. Briggs mendefinisikanmedia sebagai sarana fisik untuk menyampaikan materi atai isi pengajaran, sepertihalnya buku, film, slide, gambar dan lain-lain. (Soetomo. Dasar-Dasar Interaksi Belajar Mengajar. Surabaya : Usaha Nasional. 1993. Hlm 197)
  • Heinich dkk mengatakan bahwa medium sebagai perantara mengantarkan informasi antara sumber dan penerima pesan. (Azhar Arsyad. Media Pembelajaran. Jakarta : Raja grafindo Persada. 2002. Hlm 4)
  • Danim menyatakan bahwa media pendidikan merupakan seperangkat alat bantu atau pelengkap yang digunakan oleh guru atau pendidik dalam rangka berkomunikasi dengan siswa dengan peserta didik. (Sudarman, Danim. Media Komunikasi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara,. 1995. Hlm 97)
  • Wildbur schraman menyebutkan bahwa media adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan instruksional
  • Hamalik menyatakan bahwa media pendidikan adalah alat, metode dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pengajaran disekolah. (Hamalik. Media Pendidikan. Bandung : Sinar Baru. 1994. Hlm 12)
Sehingga dari berbagai pendapat atau berbagai pengertian media tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa media adalah sebuah wadah serta perantara pesan yang dari sumber pesan akan diteruskan atau disampaikan kepada sasaran atau disebut penerima pesan.

Pengertian Pembelajaran

Sementara itu pengertian pembelajaran yaitu dimana kata pembelajaran berasal dari kata dasar “belajar” yang mengandung makna usaha atau berusaha untuk memperoleh dan belajar itu sendiri berasal dari kata dasar “ajar” bermakna sebuah petunjuk yang diberikan supaya untuk diketahui, selanjutnya mendapat imbuhan sehingga tersusun kata Pem-belajar-an yang di dalamnya termuat makna proses. Pembelajaran merupakan perpaduan dari dua aktivitas, yaitu aktivitas mengajar dan aktivitas belajar. Berarti ada yang mengajar da nada yang diajar, menyangkut peran seorang guru dan murid atau pendidik da nada yang dididik. 

Tentunya juga banyak batasan mengenai pembelajaran ini, lalu bagaimana definisi pembelajaran menurut para ahli? Berikut diantaranya definisi pembelajaran menurut para ahli:

Belajar merupakan suatu bentuk pertumbuhan atau perubahan diri seseorang yang direalisasikan dalam cara-cara bertingkah laku yang baru, berasal dari pengalaman dan juga latihan-latihan. Menurut Aaron Quinn Sartain adalah perubahan perilaku sebagai hasil pengalaman, (Sugandi. 2000:4). Pengertian lain adalah suatu proses usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Sementara itu dalam Proses Belajar Mengajar dimana tempat terjadinya sebuah interaksi antara peserta didik dan pendidik, yang mana peserta didik merupakan salah satu komponen dari aktifitas pembelajaran yang menempati posisi sentral dalam proses belajar mengajar, sedangkan pendidik juga komponen dari proses belajar mengajar yang memiliki peran usaha pembentukan sumber daya manusia yang potensial di bidang pembangunan. 

Suatu pengajaran akan berhasil secara baik apabila seorang guru mampu mengubah diri siswa dalam arti luas menumbuhkembangkan keadaan siswa untuk belajar, sehingga dari pengalaman yang diperoleh siswa selama ia mengikuti proses pembelajaran tersebut dirasakan manfaatnya secara langsung  bagi perkembangan pribadi siswa. Dalam bukunya Sugandi, dkk (2004:9) menyatakan bahwa pembelajaran terjemahan dari kata “instruction” yang berarti self instruction (dari internal) dan eksternal instructions (dari eksternal). Pembelajaran yang bersifat eksternal antara lain datang dari guru yang disebut teacing atau pengajaran. Dalam pembelajaran yang bersifat eksternal prinsip-prinsip belajar dengan sendirinya akan menjadi prinsip-prinsip pembelajaran. Prinsip-prinsip pembelajaran tersebut diantaranya adalah:
  • Kesiapan Belajar, baik secara fisik maupun psikologis. Kondisi fisik dan psikologis ini sudah terdapat pada diri siswa sebelum ia mulai masuk kelas. Karena itu diharapkan seorang guru mampu meminimalisir dampak dari kondisi tersebut untuk memaksimalkan kegiatan belajar mengajar
  • Pentingnya perhatian. Perhatian merupakan pemusatan tenaga psikis yang tertuju pada suatu objek. Memberikan perhatian terhadap siswa merupakan suatu kebutuhan siswa dalam belajar. Karenanya, seorang guru perlu mengetahui kiat untuk menarik perhatian siswa pada saat proses belajar berlangsung
  • Motivasi, ini merupakan kekuatan dalam diri seseorang yang mampu mendorong orang tersebut melakukan suatu kegiatan untuk mencapai tujuan
  • Keaktifan siswa, dimana kegiatan belajar dilakukan oleh siswa, sehingga bagaimanapun juga seorang guru harus mampu membuat siswa untuk terus aktif dalam belajar
  • Mengalami sendiri, ini dimaksudkan siswa belajar dengan melakukan sendiri, sehingga menjadikan pengalaman yang sangat penting bagi siswa dan memberikan hasil belajar yang lebih cepat dan pemahaman bagi siswa yang lebih mendalam
  • Pengulangan. Dalam artian untuk mempelajari dan memahami materi sampai pada taraf insight, maka siswa perlu membaca, berfikir, mengingat dan latihan. Dengan latihan siswa akan mengulang-ulang materi yang telah dipelajari, sehingga mudah diingat. Juga perlu adanya bantuan dari guru untuk mendorong siswa melakukan pengulangan semisal memberikan pekerjaan rumah, membuat laporan, mengadakan ulangan harian dan lain sebagainya
  • Materi pelajaran yang menantang.  Dalam artian adanya materi yang menantang atau problematis, maka akan meningkatkan rasa ingin tahu siswa, dan ini adalah yang mempengaruhi keberhasilan belajar. Dengan ini pula motivasi anak akan meningkat dan anak akan aktif dalam belajar
  • Feedback. Ini sangatlah penting buat siswa juga buat guru itu sendiri. Dengan ini siswa dapat mengetahui sejauh mana kemampuannya dalam suatu hal. Bermanfaat juga buat guru untuk melakukan tindakan selanjutnya dalam pembelajaran
  • Perbedaan Individual. Setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda-beda yang tentunya mengakibatkan minat seorang siswa dan emampuan belajar siswa pun tidak sama. Maka diharapkan guru mampu memperhatikan siswanya secara individual dan memikirkan model pengajaran sesuai kriteria karakter siswa
Singkat kata, Pembelajaran merupakan kegiatan yang dilakukan secara sadar dan sengaja yang tujuannya membantu siswa untuk memperoleh berbagai pengalaman yang meliputi pengetahuan, ketrampilan dan nilai atau norma sebagai pengendali sikap atau perilaku siswa.

Pengertian Media Pembelajaran

Media pembelajaran secara umum merupakan alat bantu dalam proses belajar mengajar atau segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau keterampilan belajar sehingga mampu mendorong terjadinya proses belajar mengajar.

Sementara itu menurut Briggs (1977) Media Pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi atau materi pembelajaran seperti buku, film, video dan sebagainya. Media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun audio-visual, termasuk teknologi hardware.

Proses pembelajaran merupakan proses komunikasi dan berlangsung dalam suatu system, sehingga media pembelajaran menempati psisi yang cukup penting sebagai salah satu komponen system pembelajaran. Tanpa adanya media, komunikasi tidak akan terjadi bahkan proses pembelajaran pun sebagai proses komunikasi tidak akan terjadi tanpa adanya media, meskipun mampu berjalan tentunya kurang maksimal atau kurang optimal. Seingga bisa disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga mampu mendorong terciptanya proses belajar pada peserta didik. 

Ada beberapa jenis media pembelajaran, diantaranya :
  • Media Visual : grafik, diagram, chart, bagan, poster, kartun, komik
  • Media Audial : radio, tape recorder, laboratorium bahasa, dan sejenisnya
  • Projected still media : slide; over head projektor (OHP), in focus dan sejenisnya
  • Projected motion media : film, televisi, video (VCD, DVD, VTR), komputer dan sejenisnya.
Tujuan menggunakan media pembelajaran:
  • Mempermudah proses belajar mengajar
  • Meningkatkan efisiensi belajar mengajar
  • Menjaga relevansi dengan tujuan belajar
  • Membantu konsentrasi belajar siswa
  • Menurut Gagne : Komponen sumber belajar yang dapat merangsang siswa untuk belajar
  • Menurut Briggs : Wahana fisik yang mengandung materi instruksional
  • Menurut Schramm : Teknologi pembawa informasi atau pesan instruksional
  • Menurut Y. Miarso : Segala sesuatu yang dapat merangsang proses belajar siswa

Demikian sekilas ulasan terkait Pengertian Media Pembelajaran, adapun sedikit banyak kekurangannya harap maklum, meskipun begitu semoga mampu memberikan manfaat. Adapun materi ini juga dikutip dari beberapa sumber diantaranya:
http://www.m-edukasi.web.id/2012/04/pengertian-media-pembelajaran.html
http://belajarpsikologi.com/macam-macam-metode-pembelajaran/
http://www.sarjanaku.com/2012/11/pengertian-pembelajaran-menurut-para.html
(Latuheru. Media Pembelajaran Dalam Proses Belajar Mengajar Masa Kini.     Jakarta : Depdikbud. 1988. Hlm 11)
(Sadiman. Media Pendidilkan Pengertian, Pengembanagn dan Pemanfaatan. Jakarta : CV. Raja Wali .1984. Hlm 6)
Sugandi, Achmad, dkk. 2004. Teori Pembelajaran. Semarang:UPT MKK     UNNES.
Slameto. 2003. Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta:Rineka Cipta.
Pannen, Paulina, dkk. 1999. Cakrawala Pendidikan. Jakarta. Universitas Terbuka.
Sugandi, Achmad, dkk. 2000. Belajar dan Pembelajaran. Semarang:IKIP PRESS.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Pengertian Media Pembelajaran
Ditulis oleh zaynun addin
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://zaynunaddin.blogspot.com/2013/01/pengertian-media-pembelajaran_24.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
Comments
3 Comments

3 comments:

P. Cahyo said...

Bagus artikelnya. Ditunggu kunjungan baliknya di http://pcahyono.blogspot.com/2013_02_01_archive.html

zaynun addin said...

wah, trmksh P. Cahyo sudah mampir. tentunya MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF jg pasti lbh bgs. trus kreatif dan berkarya!!

Tips Sehat Anak said...

Tips dan tulisan yang bermanfaat, ditunggu kunjungan baliknya teman-teman, terimakasih.

Post a Comment

Belajar SEO dan Blog support Online Shop Aksesoris Wanita - Original design by Bamz | Copyright of SIMPLE BLOG.